Senin, 04 November 2019

(HAPPY)NESS ⇔ (BUSY)NESS




Mereka adalah kesibukan yang hampir memenuhi 10 jam kehidupan di 5/7 bahkan 6/7 ku.
Mereka adalah pondasi terkuat untuk merumahkan sebuah kesibukan.
Mereka adalah tetua yang sangat menyenangkan.
Mereka adalah ibu,bapak,abang dan ayuk yang selalu bisa ku ributkan setiap hari.

Mereka yang selalu mau ku sibukkan setiap hari, bahkan hanya untuk "menyuapi" ku kue, bakwan, bakso, nasi dan indomie ketika deadline input nilai atau hanya sebuah kemalasan.

Mereka yang selalu mendengarkan senandung nada tak jelas, nyanyian tak karuan, teriakan tak berirama ketika headphone sudah lekat ditelinga dengan volume yang hampir mentok ke kanan.

Mereka yang selalu sabar ketika ditagih RPS, Kontrak Pembelajaran, Nilai, Modul , Soal Ujian dan selalu sabar ketika ditagih untuk ke kantin setiap pagi dan ditagih makanan ketika kelaperan.

Mereka adalah kesayangan ku.

Kami adalah sekumpulan minion yang selalu ribut dikala kerja dan hanya diam dikala duduk makan bersama.
Kami adalah sekumpulan fighters terkuat yang mampu mentertawai, memarahi dan menghafal kurang lebih 120 remaja dalam masa transisi setiap tahunnya.
Kami adalah sekumpulan model terbaik yang mampu mengirikan tetangga kiri-kanan-depan-belakang dengan segala kemampuan dan pengorbanan kami.
Kami adalah sekumpulan melankolis yang "hobby" menangis setiap kali saling memeluk.

Kami berjumlah 19 dan akan terus bertambah tak kan berkurang meski sudah ada yang ak menyamai langkah, namun tetap bagian terbaik dari keperawatan.

Mereka yang tak pernah ku rindukan namun kini mereka ikut andil dalam alasan ku tuk kembali secepat mungkin dengan berjuta ilmu dari tanah Diponegoro ini.
Mereka yang tak pernah ku rindukan namun kini mereka ikut andil dalam daftar penasaran ku setiap hari.
Mereka yang tak pernah ku rindukan namun kini mereka ikut andil dalam untaian isak setiap lima waktu.
Mereka yang tak pernah ku rindukan, KINI KU RINDUKAN. SEMUA.


Tetap kuat minion kesayangan pepeb 😍
Dengan segala perbedaan isi hati dan kepala, tetaplah menjadi Minion yang selalu diirikan tetangga kita.
Jangan bertengkar terlalu lama kesayangan pepeb.
Jangan ada gap diantara kita kecintaan pepeb.

Tunggulah sampai pepeb dan bang pian mampu ikut membantu dalam jadwal perkuliahan.
Doakan pepeb dan bang pian mampu membawa pulang segala ilmu untuk setiap Tri Dharma Jurusan Kesayangan.


Salam peluk dan cinta,

Dari bungsu yang merindukan.




"i don't mind if you don't love me anymore, but i love you my minions"



Rabu, 23 Oktober 2019


Hi, Rindu ! 💓



Sudah berapa lama kau bertahan?
Nasib sudah tertulis,rinduku.
Kau takkan terobati


Beruntung duhai sekalian engkau rembulan dan mentari, yang pastikan bertemu meski menahan rindu 100 tahun sekali.

Selalu ku coba merengkuh kau, rinduku.
Tapi kau terlalu besar.

Sungguh malang takdir kau, rinduku.
Kau takkan pernah terobati.


Hanya isak do'a yang menjadi kerabat terdekatmu, rinduku.


Salam Rindu


〰〰〰DDKK




Minggu, 12 Juni 2011

untuk kamu sayang

Rabb, berulang kali ku lihat berulang kali pula ku sadari, bahwa aku tak ada apa-apanya.
Jauh berbeda, tak sebanding, tak sama, tak pantas.
Rabb, berulang kali ku baca berulang kali pula ku sadari, bahwa ia begitu berarti untuknya.
Cantik, baik, dan segalanya, yang tak ku miliki.
Yang ku tahu, begitu dalam sakit yang dia rasakan begitu pula dalam rasa cinta padanya.
Yang ku tahu, begitu besar kekecewaan yang dia rasakan begitu pula besar rasa sayang padanya.
Benarkah ??
Masih mencintainya ?
Masih menyayanginya ?
Belum mampu merelakannya ?
Belum sanggup tanpanya ?

Aku ada ketika itu.Ketika kau tak sanggup katakan.
Aku tau ketika itu.Ketika kau tak sanggup ungkapkan.
Kekecewaan itu. Kerapuhan itu.

Dan kau pun ada di hadapan ku, ketika ku berani katakan tentang ceritaku.
Dan kau pun ada di sisi ku, ketika ku menghadapi semua ceritaku.
Bertemu dengan hal yang selama ini ku hadapi sendiri.
Belajar banyak hal yang selama ini tak pernah ku tahu.
Apakah sejak itu ?
Awalnya? Mula nya ?
Dan sekarang,
Aku bagaimana ? menunggu ? sendiri ? TAK MAU SENDIRI .
Sakit rasanya saat ku tau dia masih di hati mu.
Sedih rasanya saat kamu tak percaya padaku.
Sepi rasanya saat kamu tak ada disisi.
Ketika hari ku, hanya bersama kamu.*atas izinNya.
Ketika waktu ku, hanya dengan kamu.
Ketika suka ku, duka ku terucap pada mu.
Ketika tawa ku, tangis ku di samping mu.

Sudah terbiasa dengan hadir mu.
Sudah terbiasa dengan nafas mu.
Ketika cuma mau merengkuh mu.
Ketika cuma mau memanggil mu.

Tak mau kamu pergi.
Tak mau kamu sedih.
Tak mau kamu marah.
Tak mau kamu sakit.

TAK MAU TAK ADA KAMU.

Ceritakan pada ku apa saja yang buat mu lelah.
Katakan pada ku apa saja yang buat mu kecewa.
Apa saja, meski itu pahit.
Percaya pada ku, teman.

Aku terlanjur, sayang . . .
Tak sengaja, sayang . . .
Tanpa rencana, sayang . . .
Dan ini bukan ingin ku, sayang . . .
AKU MAU KAMU.